myimage.id | Tari Gegojekan adalah sebuah tari tradisional yang menceritakan tentang emak-emak (ibu-ibu) yang rempong yang menyisihkan waktu untuk menikmati hidup dengan bercanda ria (gegojekan), karena biasanya emak-emak ini selalu disibukan dengan urusan rumah tangga yang sangat menyita waktunya untuk hidup bersosisalisasi.

Tari Gegojekan, tari tradisional, cultureTarian ini mempunyai fungsi sebagai sarana bersosialisasi yang sangat cocok sekali ditarikan di bawah sinar rembulan (bulan purnama) untuk melepas segala kejenuhan terhadap aktivitasnya sehari-hari.

Tari Gegojekan, tari tradisional, cultureTari Gegojekan ini hampir sama dengan tari nini thowong yang terbuat dari gayung batok kelapa, enjet dan arang yang mengambarkan wajah seseorang (semacam boneka) yang merupakan produk seni peninggalan nenek moyang yang biasanya dimainkan di waktu senggang di bawah sinar bulan purnama.

Tari Gegojekan, tari tradisional, culture

Tarian ini ditarikan pada pementasan Parade Tari  di TBRS Semarang yang digelar pada hari Jumat, tanggal 31 Agustus. Mulai pukul 19.00 wib sampai 10.00 wib tepatnya di komplek TBRS (Taman Budaya Radn Saleh) Jl. Sriwijaya no 29 Semarang.

Tari Gegojekan, tari tradisional, culture

Acara ini merupakan bagian dari Pazaar Seni #5 yang diadakan oleh Dewan Kesenian Semarang selama 3 hari dari tanggal 31 Agustus sampai 2 September 2018 dengan rangkaian acara seperti bazaar seni rupa, industry kreatif, konser musik, pentas theater, bursa tosan aji, pemutaran film, workshop karikatur, dialog budaya, baca puisi, parade tari, guyub komunitas, fotografi dan parade seni anak.

Tari Gegojekan, tari tradisional, cultureGerakan Tari Gegojekan ini menggabungkan antara ragam gerak tari tradisional dengan ragam gerak tari kontemporer sehingga geraknya dinamis dan variatip. Pola lantainya pun sangat jarang terlihat simetris, sangat variatif dengan gerak-gerak yang dominan lucu atau gecul yang terlihat pada gerak mimik muka dan badan penarinya.

 

Tari Gegojekan, tari tradisional, cultureBusana yang dikenakan menggunakan busana tradisonal dengan kebaya lengan panjang ditambah celana ketat dibalut dengan kain sarung. Riasannya dibuat seperti towong dimana wajah penari dibuat blok putih tapi dibuat lucu atau gecul pada bagian gigi, pipi maupun mata, pada bagian kepala menggunakan  sanggul dengan hiasan bunga-bunga beraneka ragam.

 

Tari Gegojekan, tari tradisional, culture

Iringan pada tarian ini merupakan iringan garapan yang memadukan unsur tradisonal dengan musik kontemporer yang terdengar dinamis dan variatip yang sangat mendukung setiap gerakan penarinya.

Tari Gegojekan, tari tradisional, culture

Tari Gegojekan

1Penari:
  1. Yunik Eko Wati

2. Cik Yun

3. Larasati

Tari Gegojekan, tari tradisional, culture

Sebuah tarian yang dibuat rasa komedian dengan harapan agar penonton tidak bosan melihat tarian-tarian yang rata-rata dibuat dengan serius Disini banyak mucul kejutan-kejutan adegan dengan harapan agar penonton semakin penasaran untuk melihat adegan selanjutnya. (Soebijanto/reog biyan)

1 COMMENT

  1. […] Tarian ini ditarikan pada pementasan Parade Tari  di TBRS Semarang yang digelar pada hari Jumat, tanggal 31 Agustus. Mulai pukul 19.00 wib sampai 10.00 wib tepatnya di komplek TBRS (Taman Budaya Radn Saleh) Jl. Sriwijaya no 29 Semarang. Acara ini merupakan bagian dari Pazaar Seni #5 yang diadakan oleh Dewan Kesenian Semarang selama 3 hari dari tanggal 31 Agustus sampai 2 September 2018 dengan rangkaian acara seperti bazaar seni rupa, industry kreatif, konser musik, pentas theater, bursa tosan aji, pemutaran film, workshop karikatur, dialog budaya, baca puisi, parade tari, guyub komunitas, fotografi dan parade seni anak. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here