myimage.id | Tari Golek Ayun-Ayun adalah sebuah tarian klasik gaya Yogyakarta yang mengandung makna filosofis dan nilai-nilai estetika (keindahan) yang terkandung didalamnya, yang menggambarkan tentang seorang gadis yang beranjak dewasa yang suka bersolek, berhias diri dengan kata lain gemar ngadhi saliro dan ngadi busono. Tarian ini biasanya ditarikan untuk menyambut tamu kehormatan (agung).

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Tarian ini ditarikan pada Pagelaran Pariwisata di Pendopo Srimanganti merupakan sebuah acara rutin yang digelar pada tanggal 11 Pebruari 2018 yang bertujuan sebagai tontonan bagi wisatawan lokal maupun asing yang datang mengunjungi Kraton Yogyakarta. Selain itu, pagelaran ini sebagai tempat dan sarana ekspresi bagi seniman-seniman Yogyakarta.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Tari Golek Ayun-Ayun diciptakan oleh KRT. Samitadipura (Romo Sas) pada tahun 1976. Beliau adalah seorang ahli tari pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII, IX dan X. Beliau sangat kreatif dalam usahanya agar tari klasik Yogyakarta dapat diminati oleh masyarakat terutama tarian wanita.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Walaupun lahir di lingkungan dalam Kraton, tapi acuan geraknya menggunakan gerak tari ledhek yang lahir di masyarakat biasa, hal ini terlihat jelas karena menggunakan kareografi golek dengan gendhing ladrang ayun-ayun. Bisa dikatakan bahwa tarian ini merupakan perpaduan antara budaya kraton dengan rakyat (diluar tembok kraton), yang didalam Kraton disesuaikan dengan pakem-pakem yang sudah ada di dalam Kraton sejak dulu, mulai dari gerak, busana, riasan sampai iramanya.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Tari Golek Ayun-Ayun dapat dikategorikan sebagai tarian tunggal yang mana dulunya hanya ditarikan oleh seorang saja, tapi dalam perkembangannnya tarian ini dimodifikasi oleh lebih dari satu penari, yang mana pola lantai dan komposisinya di variasi tergantung dari kreator tarinya. Hal ini karena tidak ada pakemnya di pola lantainya, beda dengan tari srimpi maupun bedhaya yang memang merupakan tari kelompok yang mempunyai pakem di pola lantai maupun komposisinya.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Tarian ini ditarikan oleh sanggar tari Krido Bekso Wirama yang merupakan salah satu sanggar tari klasik gaya Yogyakarta yang pertama kali keluar dari tembok Kraton Yogyakarta. Sanggar ini didirikan oleh Gusti Pangeran Haryo Tejokusumo dengan Bendoro Pangeran Haryo Suryodiningrat. Beliau-beliau ini adalah putra dari Hamengku Buwono VII. Sanggar ini dulunya di Ndhalem Tejokusuman. Sekarang ini sanggar ini mempunyai di 3 tempat untuk berlatih, antara lain di Ndhalem Tejokusuman, Tirtodipuro dan Pendopo Ambarukmo. Pada tahun ini sanggar ini sudah seabad umurnya karena dulu berdirinya pada tanggal 17 Agustus 1918. Alamat Sanggar Krido Bekso Wirama di jalan S Parman no 16, tepat dibelakang Ndhalem Tejokusuman.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Unsur gerak Tari Golek Ayun-Ayun yang merupakan tari klasik gaya Yogyakarta yang mempunyai prinsip gerak yang pakem, gerakan itu harus sawiji (konsentrasi), greged (penuh semangat), sengguh ( percaya diri dan ora mengkuh (pantang menyerah). Untuk geraknya terbagi menjadi 3, dimana awalnya disebut dengan maju beksan yang diawali dengan gerakan menyembah, kemudian inti beksan yang berisi gambaran cara-cara seorang gadis  sedang berhias agar terlihat cantik dan menarik seperti gerakan memakai bedak (tarikan), bercermin (ngilo), memakai hiasan sanggul (atrap cundhuk), memakai jamang (atrap jamang), memakai sabuk ( atrap slepe) dan pada bagian akhir atau mundur beksan, seperti gerakan berjalan (kapang-kapang), mohon pamit dan diakhiri gerakan duduk sembahan (sila panggung).

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Busana yang dipakai pada Tari Golek Ayun-Ayun ini memakai kain batik bercorak parang rusak, bagian atasnya menggunakan rompi bludru bersulamkan emas, dilengkapi dengan sondher/sampur, slepe yang di pakai dipinggang, jamang elar (terbuat dari bulu menthok), konde dengan sinyong serta pelik, ceplok jebehan, godhegan, cundhuk mentul, cundhuk jongkat, sepasang subang (ronyok), sumping, klat bahu, cincin, gelang klana dan kalung tanggalan (susun 3).

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Iringan tarian ini menggunakan gamelan klasik Jawa dengan gendhing ayun-ayun sesuai dengan nama tariannya. Biasanya tari golek ini nama dan gendhingnya sama namanya, walaupun ragamnya banyak, yang membedakan hanya iringan gendhinya saja. Inti dari tari golek sebenarnya sama semua, walaupun banyak sekali ragamnya seperti, tari golek kenya tinembe, tari golek surung dayung, tari golek lambang sari.

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Tari Golek Ayun-Ayun

1Persembahan:Krida Beksa Wirama
2Penari:1. Devita

2. Dessy

3. Rissa

4. Wulan

5. Ayiz

 

Tari Golek Ayun-Ayun, culture, classic dance javanese. classic dance

Sebuah tarian yang secara keseluruhan mempunyai makna sebagai lambang kehidupan yang berisi norma-norma yang dapat dijadikan tuntunan bagi seorang gadis/wanita khususnya, yang dapat memberi impresif sempurna pada penampilan sehingga memunculkan rasa percaya diri dengan segala potensinnya menjadi seseorang gadis/wanita secara utuh. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here