myimage.id | Suara gamelan klasik Jawa mengalun dengan pelan, mengiringi langkah satu persatu penari topeng memasuki panggung nDalem Prawedanan Istana Mangkunegaran Surakarta dengan anggunnya. Ya sebuah sajian Tari Gunem Wadasan Nopeng yang merupakan  sebuah tari  topeng yang menghadirkan lima tokoh utama tarian topeng tradisional Ceribon, diawali dengan Panji, Pamindo/ Samba, Rumyang, Tumenggung dan Klana, dimana sebagai tingkatan diawali dengan Dodoan (lambat) , Unggah Tengah (sedang), Deder (cepat).  Yang dimaksud tingkatan pada topeng adalah  irama tari dan musik, lebur menjadi satu kesatuan yg memadu, sehingga menjadi harmonis dalam ungkapannya
Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureKelima tokoh tersebut mewakili empat karakter, dimana Panji mewakili gerak halus dan tenang, Rumyang dan Pamindo mewakili gerak lembut dengan karakter yang menawan, Tumenggung mewakili gerak yang memiliki energi yang kuat dan ruang yang luas dan Klana mewakili gerak yang kuat dan fokus.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureKelima tokoh topeng ini sebagai sebuah fragmen tanpa dialog lisan, tetapi mereka menciptakan gerakan yang memiliki makna dan symbol tentang nilai-nilai moral dalam kehidupan didunia ini untuk perdamaian.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureTari Gunem Wadasan Nopeng merupakan tari topeng ciptaan Prof Juju Masunah. M.Hum Ph.D dan Yoyoh Siti Mariah M.Si (Grup Topeng Lelana Bandung ) yang kali ini ditampilkan dalam  International Mask Festival 2018, sebagai penampil ke 4 pada hari pertama.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureInternational Mask Festival (IMF) 2018 di adakan pada tanggal 26-27 Oktober 2018 dengan mengusung tema ‘’Wonderful Mask Indonesia’’ yang digelar di Pendapa Prangwedanan Istana Mangkunegaran Surakarta dari pukul 19.00 wib sampai selesai.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureGrup Topeng Lelana Bandung adalah kelompok kerja bersama yang melibatkan mahasiswa, alumni, dosen dan professor di Departemen Pendidikan Tari, Universitas Pendidikan Indonesia, yang peduli dengan tari topeng di Indonesia, khususnya tari topeng Ceribon. Berdiri sejak tahun 2006 yang mempunyai tujuan mewakili tarian topeng tradisional dalam bentuk kreatif baru.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureGerakan dalam Tari Gunem Wadasan Nopeng selalu menampilkan 4 karakter yang dilakukan oleh setiap tokohnya yang terangkum dalam gerak yang halus, tenang, lembut, menawan kuat, fokus yang kesemuanya sangat dinamis dan variatip yang memuat nilai-nilai moral kehidupan untuk perdamaian.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureBusana yang dikenakan dalam tarian ini pada bagian kepala menggunakan sobrah (tekes) yang dihiasai dengan rangkaian bunga melati tanpa rawis, pada bagian badan menggunakan baju jubah nopeng yang divariasai dengan krodong pada bagian belakangnya, selendang batik, badong (beber), jariknya mirip wadanan pakai jumputan dengan asesoris gelang tangan dan  topeng yang sesuai dengan karakter Panji, Rumyang, Pamindo, Tumenggung dan Klana.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureIringan yang mengiringi tarian ini menggunakan gamelan klasik Jawa yang didasarkan pada bentuk musik tari topeng Cirebon yang memiliki tiga langkah tempo dan irama hirarki seperti dodon (lambat), unggah tengah (cepat), dan deder (lebih cepat), dimana pada akhir tarian ini musik akan kembali ke tempo lambat.Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureTari Gunem Wadasan Nopeng.

1Persembahan:Grup Topeng Lelana Bandung
2Kareografer:
  1. Prof Juju Masunah. M.Hum Ph.D
  2. Yoyoh Siti Mariah M.Si
3Produser:Prof Juju Masunah. M.Hum Ph.D
4Komposer Musik:Dr. Lili Suparli M.Sn
5Manager:Ayo Sunaryo M.Pd
6Penari:
  1. Akhisin Sadikin
  2. Novi Sustianti.S.Pd.
  3. Hetty sri Rahay
  4. Yana Hendrayanto.S.Pd.
  5. Egi Rifaldi. S.Pd

Tari Gunem Wadasan Nopeng, cultureSebuah pelestarian dan pengembangan tari topeng Cirebon yang dilakukan lewat dunia pendidikan dalam hal ini Departemen Pendidikan Tari, Universitas Pendidikan Indonesia yang layak mendapat apresiasi siapa saja, sebagai bagian dari upaya yang nyata demi kelangsungan tari topeng Cirebon dimasa yang akan datang. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here