myimage.id | Tari Handogo Bugis merupakan sebuah tarian yang menceritakan peperangan antara Raden Handaga dari Kerajaan Kediri melawan prajurit Bugis dari Kerajaan Bantar Angin yang mana pada waktu itu di bawah pimpinan Raja Klana Sewandana.

Tari Handogo Bugis

Tarian ini merupakan tarian ketiga pada acara Gelar Karya “Pahlawan Tari” dalam rangka hari Pahlawan yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Sanggar Seni Jawa Tengah di Pendopo Taman Budaya Jawa Tengah kota Surakarta pada tanggal 18 November 2017.

Tari Handogo Bugis

Tari Handogo Bugis banyak mengadopsi dari tari keprajuritan jika di lihat dari geraknya. Bisa di kategorikan tarian ini termasuk dalam tarian jenis “pethilan” (istilah penyajian dalam tari Jawa), dimana susunan kareografinya menggunakan bentuk tari gagah berpasangan dengan menggunakan properti tongkat panjang atau tombak dan trisula atau tombak pendek bermata tiga.

Tari Handogo Bugis

Tari Handogo Bugis

Tarian ini bukan hanya memamerkan jurus-jurus tapi dikembangkan menjadi bentuk gerakan yang mempunyai ciri tari Nusantara yang berurutan dari mulai pertemuan keduannya, perang tanding sampai salah satunya kalah dalam pertempuran.

Tari Handogo Bugis

Tari Handogo Bugis

Kedua penari menampilkan gerak yang ekspresif dan emosional tapi terkendali, sesuai dengan tema tariannya, karena perang, maka gerakannya selalu bersambung dan berurutan.

Tari Handogo Bugis

Busana yang digunakan sangat sesuai dengan tema tariannya yang mana Raden Handaga yang berasal dari Kerajaan Kediri menggunakan busana tarian Klasik Jawa dan prajurit Bugis dari Kerajaan Bantaran Angin menggunakan busana khas dari Bugis.

Tari Handogo Bugis

Iringan musik yang digunakan menggunakan Gamelan Jawa Klasik yang diiringi oleh Karawitan “Komunitas Gamelan Mutihan” (KGM) Surakarta pimpinan Mas Lumbini, S.Sn.

Tari Handogo Bugis

Keindahan Tari Handogo Bugis ini merupakan perwujudan bentuk yang simbolis yang menggambarkan peperangan, tapi dikemas dalam bentuk tarian gerak dan penyajian secara keseluruhan sangat runtut dan apik untuk dinikmati siapa saja.

Tari Handogo Bugis

Tari Handogo Bugis

Persembahan:Sanggar Tari Moncar (Surakarta)
Karya:S. Maridi
Iringan Musik:Karawitan “Komunitas Gamelan Mutihan” (KGM) Surakarta pimpinan Mas Lumbini, S.Sn
Penari:Agung Kusuma Widagdo. S.SN dan Anggono Kusumo Widagdo (kakak beradik)

Tari Handogo Bugis

Secara keseluruhan Tari Handogo Bugis bermakna pada pembelaan terhadap budaya, situasi serta lingkungan dimana memperkuat budaya merupakan juga suatu pertahanan budaya sehingga interfensi budaya asing tidak mudah masuk kepada generasi sekarang maupun akan datang. Dengan seni budaya inilah Tari Handogo Bugis merefleksikan gerak tari melalui ide peperangan dimana disini merupakan bentuk pembelaan secara fisik. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here