myimage.id | Tari Harmony adalah sebuah karya yang terinspirasi dari Yin-Yang yang merupakan sebuah konsep filosofi budaya Tionghoa tentang keseimbangan, yang mana mereka bertolak belakang tapi saling membutuhkan.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Di dalam dunia ini pastilah ada 2 hal, seperti baik dan buruk, hitam dan putih yang saling berlawanan. Tapi semua itu tinggal manusia yang mensikapi hal-hal tersebut menjadi elemen-elemen yang seimbang yang menjadi esensi dalam hidup ini.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Konsep Yin-Yang di lambangkan dalam bentuk yang jelas yaitu  Taiji yang digambarkan secara unik dengan bentuk sebuah lingkaran yang dibagi menjadi 2 bagian simetris yang berbentu hurp “S”. Yin adalah sisi hitam dengan titik putih diatasnya dan Yang adalah sisi putih dengan titik hitam diatasnya.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Tarian ini ditarikan dalam Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2018 yang diselenggarakan di Auditorium Jurusan Tari, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jalan Parangtritis KM 6,5 Sewon Bantul, tepatnya pada tanggal 5 sampai 6 Juni 2018, mulai pukul 19.30 Wib sampai selesai.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2018 pada tahun ini mengangkat tema “Spirit Tradisi Dalam Bingkai Modernisasi” yang mempunyai makna filosofis bahwa karya seni melalui keberagaman kreatifitas akan meningkatkan kualitas kepekaan seniman yang kemudian diharapkan mampu mendorong hadirnya karya-karya baru yang berembrio dari tari tradisional yang mempunyai kepekaan, kreativitas dan karakter dari para penciptanya.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Ide cerita dalam tarian ini mempunyai makna yang sangat dalam  yang menggambarkan tentang ketentraman dan kesederhanaan dalam  menjalani kehidupan ini secara nyata juga menggambarkan tentang perputaran kehidupan yang harus seimbang yang harus di jalani manusia di dunia ini.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Gerak dalam Tari Harmony terinspirasi dari gerakan-gerakan tradisi Cina yang dicampur dengan jurus-jurus Tai Chi asli dari negara tirai bambu yang dikembangkan dengan eksplorasi gerak tubuh yang dipunyai kareografernya. Karena disini tidak ada gerak pakemnya, maka pengembangan gerakan tarian ini lebih eksploratif dan bebas.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Busana dalam Tari Harmony terinspirasi dari lambang Yin-Yang yang mempunyai dua warna hitam dan putih yang hampir 100% bentuk busananya seperti yang biasa di pakai orang-orang Cina yang dalam hal ini terlihat sangat anggun dan menawan. 3 penari memakai busana hitam dan 3 penari memakai busana putih serta 1 penari tambahan memakai hitam putih yang mensimbolkan bentuk Taiji secara keseluruhan.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Riasan yang digunakan dalam Tari Harmony ini sangat dominan dengan sentuhan Budaya Cina, yang dominan yang ditampilkan riasan disini adalah bagian mata seperti dalam riasan wayang golek menak. Hal ini juga mempunyai maksud agar lebih mendapat karakter dari penarinya ketika tampil sehingga message yang ingin disampaikan ke penonton lebih tercapai.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Iringannya juga menghadirkan instrument-instrument ala budaya Cina seperti penggunaan suona, taiko, kecapi, violen yang kesemuanya itu dikombinasikan dengan musik beat yang menghentak dari instrument bedug.

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Tari Harmony

1Kareografer:Shelsa Hyunda Ayu Puspita
Karya:Tari Harmony
2Dosen Pembimbing:
  1. Dr. Martinus Miroto, M.F.A

2. Dra. Winarsi Lies Apriani, M.Hum

3Penari:Yurika Meilani, Valentina Ambarwati, Rini Utami, Lariska Febty T, Ayang Sophia, Shafira Emeralda, Putri Lestari
4Penata Musik:Muhammad Adnan Irfiyanto

Tari Harmony, tari kreasi baru, yin yang

Sebuah garapan tari kreasi baru yang mempunyai eksplorasi yang bebas dan dalam, yang membawa penontonnya mengerti akan  Yin-Yang secara lebih dalam yang terekspresi dalam tarian ini. Selain itu juga memberikan penonton untuk lebih ingin tahu lagi tentang Yin-Yang secara keseluruhan mulai dari arti, makna serta filosofi yang kedepannya bisa di gali lebih dalam, yang sangat berguna untuk kesimbangan kehidupan manusia di dunia ini. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here