myimage.id | Salam Budaya, selamat pagi, selamat beraktivitas dan semoga sehat selalu. Banyak yang unik yang bisa kita gali dari tari tradisional Jaran Kepang yang ada di Jawa Tengah, mulai dari gerak, busana sampai iringan lagunya yang mempunyai ciri spesifik yang tidak dipunyai daerah lain. Semua itu terlihat dalam  Tari Jaranan Dem  yang merupakan sebuah tari tradisi dari Kabupaten Wonosobo yang didalamnya menggambarkan tentang bagaimana sekelompok prajurit berkuda dari lereng Gunung Sindoro di wilayah Kabupaten Wonosobo yang sedang berlatih perang melawan penjajah yang dipimpin oleh seorang Pelandang.Tari Jaranan Dem, cultureKata Dem berasal dari kata Sidem yang mempunyai arti hidup damai atau tentram, sehingga makna dari kata Jaranan Dem ini adalah sekelompok  prajurit berkuda yang berhasil mengusir para penjajah, dengan tujuan untuk mendapatkan suasana hidup yang damai dan tentram tercipta di Kabupaten Wonosobo.Tari Jaranan Dem, cultureTarian ini merupakan asli tari tradisi dari Wonosobo yang di kreasi oleh Agung Wahyu Utomo pada tahun 2018, yang kali ini di peruntukan bagi para mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang dalam rangka melaksanakan mata kuliah Ujian Tari Jawa Tengah II di Karisidenan Wonosobo.Tari Jaranan Dem, cultureTari Jaranan Dem ini dipentaskan di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang, tepatnya pada tanggal 26 Novemberi 2018 pukul 08.30 sampai selesai dengan dosen pembimbing Drs. Indriyanto, M.Hum, Rimasari Pramesti Putri, S.Pd., M.Pd, Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum, Dr. Restu Lanjari, S.Pd., M.Pd dan Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A.Tari Jaranan Dem, culturePada tahun ini tema yang diangkat adalah “Batari Gumilang” yang mempunyai makna, bahwa para mahasiswa ini adalah kelompok kelompok putri yang gumilang atau cemerlang di kesenian khususnya tradisi Jawa Tengah dalam mata kuliah ini difokuskan pada kesenian Kuda Kepang.Tari Jaranan Dem, cultureDalam komposisi internalnya, tarian ini ada bentuk-bentuk lingkaran yang menandakan tekad yang bulat di dalam kelompok prajurit berkuda untuk melawan para penjajah keluar dari bumi Wonosobo.Tari Jaranan Dem, cultureGerakan Tari Jaranan Dem ini masih mempertahankan tari tradisi Wonosoboan yang geraknya sangat dinamis dan variatif. Salah satu geraknya yang merupakan ciri khasnya yaitu gerak jinjitan dan minjek-minjek, dengan pola lantai yang variatip mulai dari bentuk simetris dengan tidak simetris.Tari Jaranan Dem, cultureKostum yang dikenakan dominan warna merah, emas dan hitam yang melambangkan keberanian, kekuatan dan keteguhan para prajurit dalam melawan para penjajah, sedangkan propertinya menggunakan pedang, kuda kepang dan pecut.Tari Jaranan Dem, culturePada bagian kepala menggunakan iket kain, jamang, sumping, sorjan, kalung (baronster), ulur, kace, klat bahu, stagen, boro samir, sampur, jarik dengan motip barong, celana panjen, gongseng dan bigel.Tari Jaranan Dem, cultureIringan musiknya merupakan musik garapan yang menggabungkan antara gamelan klasik Jawa dengan alat musik lainnya versi Wonosobo, dimana alat musik yang paling dominan disini adalah bende dan angklung.Tari Jaranan Dem, cultureTari Jaranan Dem

1Koreografer:Agus Wahyu Utomo
2Nama Penari:
  1. Muna Zain Bianda Tatsa
  2. Dian Hastuti
  3. Yeni Wira Putri
  4. Amanda Aulia V
  5. Gessila Siva Mahesa
  6. Yuli Kartika
  7. Kirana Esy Mumpuni
  8. Gusnita Wiji Astuti
3Pengrawit:
  1. Demung 1 (Agus)
  2. Demung 2 (Wawan)
  3. Saron 1 (Karyadi)
  4. Saron 2 (Imam)
  5. Kendang (Widodo)
  6. Bonang (Roy)
  7. Bonang Penerus (Kartiko)
  8. Kenong (Rian)
  9. Gong (Wahyu)
  10. Bende (Nofi)
  11. Bedug (Agung)
  12. Vocal Cowok (Wilan)

Tari Jaranan Dem, cultureSebuah tari tradisi yang memperlihatkan semangatnya dalam mengusir penjajah, yang bagi generasi muda diharapkan mampu menjaga kesenian tradisi sebagai upaya untuk pelestarian dan pengembangan seni budaya Indonesia secara nyata, khususnya tari Tradisi Wonosobo. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here