myimage.id | Tari Menak Koncar adalah sebuah tari klasik dari Pura Mangkunegaran Surakarta yang menceritakan tentang Adipati Menak Koncar yang sedang gandrung (jatuh cinta) dengan Dewi Sekati,  putri dari Adipati Ronggolawe yang memiliki kekuasaan di daerah Tuban Jawa Timur.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic danceTarian ini di ciptakan oleh Nyi Bei Minto Laras dalam gaya tari klasik Pura Mangkunegaran Surakarta pada tahun 1960-1970, yang kemudian di gubah lagi oleh S. Maridi serta di rekam oleh Lokananta pada tahun 1980 an.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Tarian ini ditarikan oleh Pakarti (Paguyuban Kerawitan dan Tari) Pura Mangkunegaran pada pegelaran seni tari di Dalem Prangwedan Pura Mangkunegaran dalam acara Setu Ponan ke 48, tepatnya pada tepat tanggal 29 April 2018. Acara ini sebagai peringatan lahirnya KGPAA Mangkunegaran IX yang lahir pada hari Sabtu Pon yang selalu digelar setiap 35 hari sekali, dimana penyelengaranya adalah Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Tari Menak Koncar diambil dari cuplikan cerita Langendrian (yang berkaitan dengan Kerajaan Majapahit) yang menceritakan bahwa Menak Koncar dari Kerajaan Lumajang yang sedang gandrung (jatuh cinta), cerita ini idenya diambil dari cerita rakyat Lumajang Tigang Juru.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Ragam gerak Tari Menak Koncar termasuk dalam karakter alus lanyap, yang kesemuanya mengambil dari ragam gerak tari klasik putra gaya Pura Mangkunegeran dan merupakan tarian tunggal. Karakter yang gagah terlihat dalam sekaran lumaksono.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Sedangkan kebaran memunculkan rasa senang tapi tetap tenang, pondongan menggambarkan gandrungnya Menak Koncar terhadap Dewi Sekati. Serta beberapa gerak lainnya seperti seblakan, ombak banyu, kedar dan ciblonan.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Busana yang digunakan pada bagian kepala menggunakan irah-irahan tekes, sumping, pada bagian badan menggunakan selendang motip cinde, kambeng yang menyilang didada satu buah berwarna hitam, klat bahu, kalung susun satu (kace), slepe dan jariknya menggunakan motip lereng serta celana pendeknya menggunakan warna hitam dan gelang kaki.

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Iringan yang menggiringi menggunakan gendhing ladrang Asmorodono, tapi sering juga menggunakan gendhing slendro manuro  maupun pelog barang yang kesemuanya menggunakan gendhing-gendhing model gandrungan (jatuh cinta).

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Tari Menak Koncar

1Persembahan:Pakarti (Paguyuban Kerawitan dan Tari) Pura Mangkunegaran
2Penari:
  1. Cukup Setiarso

Tari Menak Koncar, culture, javanese classic dance

Makna dalam tarian ini memberikan gambaran tentang orang yang sedang jatuh cinta yang akan dialami oleh semua manusia di dunia ini. Hendaklah kita bisa bersikap lebih bijaksana bila sedang mengalami keadaan ini, karena sering sekali bila kita dalam kondisi ini sering sekali mata kita dibutakan oleh semua hal. Cinta memang buta, istilahnya begitu. Apapun harus kita hadapi dengan bijaksana dengan minta petunjuk Yang Maha Kuasa. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here