myimage.id | Pemberian apresiasi pada pencapaian dalam menyatukan semangat berkesenian bagi alumni Cantrik Mentrik dan seniman lain yang sedang berproses bersama Bagong Kussudiardjo baik secara langsung atau tidak dalam Gugus Bagong 2018, salah satunya adalah penciptaan Tari Menthok Megol merupakan sebuah tari kreasi baru yang menginterpretasikan sekelompok menthok sedang bermain makan dan minum di kolam air yang diciptakan , Maria Magdalena Ngatini  yang merupakan Mentrik 1991.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaTarian ini ditampilkan khusus untuk sebagai pembuka acara dalam penutupan (Closing Ceremony) dalam Gugus Bagong 2018, Gelar Seni dan Temu Akbar Alumni Cantrik-Mentrik Nusantara dan Asean PSBK yang dilaksanakan dari tanggal 18-20 Oktober 2018 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo, Ds. Kembaran RT 04-05, Tamantirto, Kasiah , Bantul, DIY.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaAcara ini untuk memperingati 90 tahun usia Bagong Kussudiardjo dan 60 tahun Pusat Pelatihan Tari Bagong Kussudiardjo (PLBK), serta 40 tahun Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo (PSBK), dimana semua yang ditampilkan disini memuat spirit/semangat dari Bagong Kussudiardjo yang sangat kreatif dan inovatif.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaIde tarian ini didapat manakala beliau teringat masa kecilnya, dimana diseputaran rumahnya banyak sekali hidup menthok, ayam  dan bebek. Disinilah beliau sangat tertarik dengan tingkah laku menthok yang kalau berjalan megal-megol dengan sangat lucu tapi penuh keceriaan.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaMaria Magdalena Ngatini merupakan mentrik PSBK 1979, lahir di pati 17 September 1962. Bersama dengan Alm. Ida Manutranggana (putri pertama Bagong Kussudiardjo) telah menciptakan karya tari Senyum Indonesia. Hingga kini masih aktif mendapingi generasi penerus PLBK, juga tekun memberikan pelajaran tari bagi anak-anak, remaja dan dewasa di Bantul. Beberapa karya beliau antara lain Sekar Ganjeng, Sembah Pambuko, Kudo Jabang, Si Me Ong dan Theot Theblung.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaRagam gerak dalam Tari Menthok Megol didapat dari mengamati gerak menthok setiap harinya dari mencari makan, berjalan, berenang yang kemudian dikombinasikan dengan ragam gerak tari tradisi Jawa, seperti gedruk trisik, ngithing, ngruji, mendak dan pacak gulu sehingga terciptalah kombinasi gerak tari untuk anak-anak yang menghibur.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaBusana yang dikenakan, pada bagian irah-irahan dibuat menyerupai kepala menthok. Pada bagian kastum di badan dibuat sedikit kreatif, simple dan mudah serta tidak susah untuk anak-anak dikala memakainya. Warnanya putih disesuaikan dengan warna asli menthok.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaIringan gendhingnya termasuk dalam jenis garapan, dimana didalamnya menceritakan tentang keceriaan dan keindahan dijaman anak-anak yang dikombinasikan tembang-tembang yang isinya menceritakan tentang megal-megolnya menthok dengan segala kelucuannya.Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesia

Tari Menthok Megol.

1Kareografer:Maria Magdalena Ngatini
2Penari:
  1. Adinda Nia Saputri
  2. Ajeng Nur Safitri
  3. Aruna Pramesti Garnadi
  4. Daniati Putri Sari
  5. Gendhist Aruna Nagari Esa
  6. Khalis Dwi Anggraini
  7. Rianti Ramadhani
  8. Sekar Galuh Cahyaningtyas
  9. Shafira Diva Khalista
  10. Sinta Yuda Rahma Dani
3Penata Rias:Ninin Tri Wahyuningsih
4Penata Kostum:TH. B. Varani Supardjilah
5Penata Musik:
  1. Djaduk Ferianto
  2. Murhad

Tari Menthok Megol, culture, tari kreasi baru, indonesiaDengan terciptanya sebuah tarian anak-anak yang disesuaikan dengan dunianya, akan menambah khasanah tarian anak-anak yang sekarang ini lebih didominasi tarian orang dewasa yang dipaksakan ditarikan oleh anak-anak. Dengan tarian ini anak-anak akan menikmati dan lebih mencintai seni budaya lewat tarian, ujar Maria Magdalena Ngatini. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here