myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Tari memainkan peranan simbolis yang sangat penting dalam pembangunan kelangsungan komunitas lokal maupun nasional, yang dapat dipahami sebagai bentuk produksi sosial dan bukan sekedar hiasan dalam kehidupan. Semua ini tercermin dalam Tari Pesona Carica yang merupakan sebuah tari tradisi garapan yang didalamnya menceritakan tentang kegembiraan petani carica di daerah lereng Dieng Wonosobo, dalam bercocok tanam dan mengolah buah carica sebagai bagian dari napas kehidupan yang tidak bisa dipisahkan oleh masyarakatnya.Tari Pesona Carica, cultureSelama ini Wonosobo menjadi salah satu tujuan Agrowisata dan pertanian Carica yang merupakan salah satu daya dukung perekonomian dari sektor pertanian yang menguntungkan bagi masyarakat.Tari Pesona Carica, cultureTarian ini diciptakan pada tahun 2015 oleh Waket Prasudi Puger S.Pd yang tergabung dalam Sanggar Satria, yang kali ini dipentaskan di pagelaran Pentas Tari Bersama di Taman Indonesia Kaya Semarang.Tari Pesona Carica, culturePentas Tari Bersama ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018. Pementasan di bagi dua, pada pukul 17.00 – 17.45 wib khusus tarian anak-anak, kemudian pada pukul 19.30 – 22.000 wib untuk tarian dewasa yang diselenggarakan di Taman Indonesia Kaya Semarang.Tari Pesona Carica, culturePementasan ini diadakan oleh Sanggar Greget Semarang yang bekerja sama dengan Kementrian Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan beserta Taman Indonesia Kaya Semarang.Tari Pesona Carica, culturePada tahun ini mengambil tema “Gerakan Masyarakat Berbasis Budaya” dengan makna bahwa Pentas Tari Bersama ini benar-benar merupakan inisiatif dari gerakan masyarakat dan sanggar-sanggar tari dalam mengekspresikan jiwa seni sebagai bagian dari pelestarian dan pengembangang seni budaya Indonesia secara nyata.Tari Pesona Carica, cultureTerciptanya Tari Pesona Carica ini terinspirasi dari kondisi riil di masyarakat Wonosobo yang bahu membahu dalam mengolah pepaya gunung (carica) sebagai daya dukung kemajuan wisata, ekonomi dan industri. Disamping itu tarian ini diharapkan dapat menjadi salah satu tari yang menjadi ikon di Kabupaten Wonosobo.Tari Pesona Carica, cultureSanggar Satria berdiri pada tanggal 17 Juli 1998 beralamat di Jl. Pakuwojo No.10 Sumberan Barat, RT 02, RW 02, Gg.Sasongko, Kelurahan Wonosobo Barat, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, yang memfokuskan dalam pelatihan Seni Tari, Wayang Orang, Kethoprak, dan Rias Busana.Tari Pesona Carica, cultureGerak dalam tarian ini menggunakan ragam gerak tari tradisional gaya Banyumasan dan Surakarta yang dalam hal ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu Maju Beksan yang didalamnya menggambarkan suasana dataran tinggi Dieng.Tari Pesona Carica, cultureKemudian Inti Beksan yang didalamnya menggambarkan kegigihan masyarakat Wonosobo dalam mengembangkan buah Carica agar menjadi salah satu potensi unggulan di Wonosobo, dan Mundur Beksan yang menggambarkan kegembiraan masyarakat atas hasil olahan carica yang melimpah.Tari Pesona Carica, cultureBusana yang dikenakan terbagi menjadi dua, dimana pada penari putra menggunakan ikat kepala, plisir ikat kepala, kalung, deker, sabuk warna emas, rapek, epek timang, jarik wiru, sampur, baju lengan pendek, celana pendek warna hitam ukuran ¾ dan satu set kostum daun morif carica dan imitasi buah carica dengan riasan ganteng.Tari Pesona Carica, cultureSedangkan busana yang dikenakan pada penari putrinya pada bagian kepala rambutnya digelung yang dihiasi dengan imitasi daun Carica sebagai asesoris rambut, pada badannya menggunakan  baju kreasi dengan sampur, suweng, kalung inten, slepe dan jarik lengger motif Carica gaya Wonosobo dan gelang tangan dengan riasan cantik.Tari Pesona Carica, cultureIringan musik yang mengiringi tarian ini merupakan garapan yang menggunakan gamelan klasik Jawa yang dikombinasikan dengan alat musik lainnya seperti kendang, tiping, angklung, gambang, suling, kempul laras Pelog, gong, bonang barung laras Pelog, gender laras Pelog, demung 1 laras Pelog, saron 2 buah laras Pelog dan satu set Kenong laras Pelog terbang dan bedhug dengan tambahan vokal tembang Carica yang dinyanyikan sindhen dan Gerong berupa uran-uran gerongan Carica.Tari Pesona Carica, cultureTari Pesona Carica

1Persembahan:Sanggar Satria
2Koreografer:
  1. Waket Prasudi Puger, S.Pd
  2. Werdi Widati Lupikaningtyas, S.Pd
  3. Paimin, S.Sn
3Penata Musik:Lumbini Trihasto,  S.Kar
4Penata Rias dan Busana:Dinta Candra Priardhanariswari, S.Pd
5Penari:
  1. Nathalia Shitty Christmayanti Basuki
  2. Edmonda Ruth Mahsa
  3. Aprilia Happy Jayanti
  4. Irenne Dwita Natalia
  5. Efina Lestari
  6. Muhammad Umar Said
  7. Agus Dwiyanto
  8. Ndoha Arya Mustofa
  9. Muhammad Saiq Pangu

Tari Pesona Carica, cultureDengan mengangkat potensi daerah yang diwujudkan dalam bentuk bahasa tubuh (tarian), diharapkan tarian ini menjadi sebuah ikon sebagai bagian dari apresiasi dari masyarakat tentang kekayaan budaya lokal yang dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan seni budaya serta ekonomi kreatif yang bisa menghidupi masyarakat itu sendiri, ujar Waket Prasudi Puger S.Pd. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here