myimage.id | Tari Rejang Renteng adalah sebuah tari klasik dari Pulau Dewata (Bali) yang sering ditampilkan atau ditarikan oleh para perempuan yang belum pernah menstruasi dimana gerak tariannya sangat sederhana tapi progresif dan lincah. Tarian ini biasanya ditarikan pada waktu khusus seperti pada waktu upacara adat di sebuah Pura. Tarian ini memiliki ciri khusus yaitu jempena sebagai linggih pada Bathara dituntun dengan benang panjang yang dikaitkan pada pinggang penarinya.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Tarian ini ditarikan pada pegelaran seni tari di Dalem Prangwedan Pura Mangkunegaran dalam acara Setu Ponan ke 45, tepatnya pada tepat tanggal 13 januari 2018, acara ini sebagai peringatan lahirnya KGPAA Mangkunegaran IX yang lahir pada hari Sabtu Pon yang selalu digelar setiap 35 hari sekali, dimana penyelengaranya adalah Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Rejang merupakan symbol tarian bidadari yang ada di khayangan. Tarian ini ditarikan tidak hanya ditarikan oleh perempuan yang belum akil balik (perawan), tetapi bahkan ibu-ibu di Pulau Dewata yang aktif di Pura juga menarikan tarian ini, dengan tujuan untuk mendapatkan kesucian. Sering sekali tarian ini disajikan sebagai pelengkap upacara Pengider Buana dan ditarikan secara berkelompok.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Busana pada tari ini menggunakankain bebali dengan beberapa anteng yang dikenakan pada dada. Saputnya memakai kain rembang dan kain cepuk serta kemben lumlun. Tangannya memakai benang tukelan yang berisi uang kepeng satekan. Para penari disatukan dalam satu rangkainan yang saling memegang kain yang ada di pinggang para penari. Pada bagian kepala biasanya menggunakan mahkota atau diselipkan bunga, sedangkan riasannya sangat sederhana dan kesannya natural.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Masih banyak desa di Pulau Bali yang memakai tarian ini, contohnya desa Kesiman Petilan yang terletak di jantung kota Denpasar. Walaupun masyarakatnya modern atau mengikuti perkembangan teknologi tapi masih menjalankan adat dan budaya leluhur sebagai bagian dari budaya mereka.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Untuk pengiring tarian ini umumnya masih menggunakan gamelan klasik Bali seperti gong kebyar, tapi ada juga yang memakai gamelan lain seperti gamelan selonding atau gamelan gambang yang kesemua iringan ini diikuti oleh gendhing-gendhing atau kidung.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Pada bagian gerak pada Tari Rejang Renteng selalu memberikan makna sebagai sarana untuk menghubungkan diri dengan Sang Yang Widhi. Gerak utama pada tarian ini disebut dengan Nyalud dan Ngelung. Nyalud adalah gerak tangan yang mengarah kedalam dengan kedua lengan menutup dan membuka didepan dada dan posisi kaki secara bergantian kanan dan kiri berada di depan. Ngelung adalah gerakan merebahkan diri ke kanan dan kekiri disertai satu tangan lurus ke samping dan satu menekuk ke arah dada.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Pada bagian akhir pada tarian ini biasanya dinamakan memande yaitu gerakan dalam bentuk melingkar (renteng) dimana para penari memegang selendang penari lainnnya yang ada di depannya membentuk lingkaran yang tak putus.

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Tari Rejang Renteng

1Persembahan:Pundak Petak Dance Studio
2Penari:1. Ririn Tria Fari

2. Raras Wiwalendya

3. Diah Dwi Nugroho

4. Mega Cantik Putri Aditya

5. Putri NOvalita

6. Praja Dihasta Kuncari Putri

Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance Tari Rejang Renteng, classic dance bali, culture, dance

Tarian ini memberikan makna kepada semua orang yang ada di bumi ini untuk melepas ego pribadi. Kita harus mencapai bagian terbaik dan harus menyamakan ritme dengan orang lain dilingkungan kita tanpa ada rasa iri dan dengki tanpa saling mendahului (tanpa persaingan) sehingga kita menjadi pribadi yang penuh kasih dan siap saling membantu menuju jalan Sang Yang Widhi. (Soebijanto/reog biyan)

4 COMMENTS

  1. Terimakasih sudah menulis tentang 2 sajian tari yang kami persembahkan pada acara setuponan..
    Mohon maaf sebelum, ada ralat sedikit. nama group kami adalah Pudak Petak Dance Studio
    (IG : pudakpetakstudio)

  2. Ralat sedikit pak, tari rejang renteng ditarikan bukan hanya oleh perempuan yang belum menstruasi, kami ibu ibu PKK di bali menarikan nya secara aktif di Pura. Terima kasih.

    • terima kasih masukannya, akan kami tambahkan sebagai bahan artikel ini, sekali lagi terima kasih atas koreksinya, semoga ini semua berguna untuk informasi pengembangan dan pelestarian seni budaya bali kepada masyarakat Indonesia khususnya Pulau Bali (Pulau Dewata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here