myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Selamat pagi semua saudaraku. Salam hangat, sehat dan sejahtera. Tari klasik mempunyai perwujudan pesan dan nilai yang bersifat filosofi yang adiluhung dalam bentuk gerak tubuh. Seperti dalam Tari Retno Ngayudo yang merupakan salah satu tari klasik gaya Surakarta yang didalamnya menceritakan tentang prajurit putri yang sedang berlatih perang.Tari Retno Ngayudo, classic danceTari Retno Ngayudo sebenarnya merupakan tari yang berbentuk tari tunggal, tetapi kali ini ditarikan oleh Sanggar Langen Mataya Surakarta dibuat menjadi tari kelompok yang ditarikan ditarikan oleh 4 orang penari.Tari Retno Ngayudo, classic danceTarian ini tampil pada hari kedua di Pagelaran Tari 100 Thn S. Ngaliman Tjondropangrawit yang digelar di Pendopo SMKI (SMKN 8) Surakarta selama dua hari dari tanggal 26-27 Maret 2019 mulai pukul 19.00 wib sampai selesai, dimana hari itu bertepatan dengan HUT yang ke 16 Langen Beksan Nemlikuran.Tari Retno Ngayudo, classic danceSanggar Langen Mataya Surakarta merupakan kumpulan dari para penggiat seni Tari Bedhaya (tari yang berasal dari Kraton) yang ada di kota Surakarta. Rata-rata mereka adalah para senior tari yang berumur lebih dari 60 tahun tapi masih energik kalau berhubungan dengan perkembangan Tari Kraton.Tari Retno Ngayudo, classic danceTarian ini diciptakan S. Ngaliman Tjondropangrawit pada tahun 1964. Secara filofofi tarian ini mempunyai makna yang dalam, dimana Retno berarti putri dan Ngayudo berarti perang jadi secara keseluruhan tarian ini mengandung arti prajurit putri yang berlatih atau siap berperang dengan menggunakan properti Gendewo  panah dan cundrik.Tari Retno Ngayudo, classic danceRagam gerak tarian ini mengambil dari ragam gerak tari klasik gaya Surakarta yang intinya terbagi dalam tiga bagian, yaitu maju beksan, beksan, dan mundur beksan. Bagian maju beksan ditandai dengan penari srisig masuk menuju ke gawang tangah tempat menari, motif gerak yang ditampilkan adalah ulap-ulap, ogek lambung, enjeran tawing.Tari Retno Ngayudo, classic danceBagian beksan 1 terdiri dari sekaran-sekaran gerak seperti  sembahan, laras, sindet ukel karno, ngunus keris. Perangan terdiri dari  menthang gendewo panahan, perang kengseran tusukan dan tangkisan. Beksan 2 terdiri dari gerakan enjer, memasukkan keris. Sedangkan bagian mundur beksan penari setelah melakukan gerak sembahan kemudian lumaksono dan diakhiri gerak srisig keluar meninggalkan gawang pokok.Tari Retno Ngayudo, classic danceTata busana yang digunakan dalam tari Retno Ngayudo tetap mengacu pada tata busana tari klasik gaya Surakarta, menggunakan kain, mekak, slepe, sampur ditambah asesoris tanpa klat bahu.Tari Retno Ngayudo, classic danceSedangkan untuk hiasan kepala yang menggunakan jamang, penggunaan kain dibuat dengan  samparan, dengan ricikan klat bahu, sumping sebagai asesoris. Sedangkan properti yang digunakan dalam tari ini adalah endong panah dan cundrik.Tari Retno Ngayudo, classic danceTari Retno diiringi oleh satu gending saja, yaitu  Ketawang Sri Kacaryan laras slendro pathet Manyuro. Irama yang digunakan adalah irama dadi dan irama tanggung. Maju beksan diiringi Ketawang irama tanggung, beksan 1 diiringi irama dadi. sedangkan  bagian perangan menggunakan.Tari Retno Ngayudo, classic danceBagian beksan 2 diiringi oleh gendhing Ketawang Sri Kacaryan irama dadi dan irama tanggung. Sedangkan pada mundur beksan menggunakan irama tanggung. Walaupu hanya dengan menggunakan satu gending yaitu Ketawang Sri Kacaryan.Tari Retno Ngayudo, classic danceNamun pertunjukan Tari Retno Ngayudo tampak sangat dinamis, hal ini karena kepiawaian S. Ngaliman sebagai pencipta tari sekaligus iringan dalam meramu  permainan-permainan irama dari irama tanggung ke irama dadi serta dipadu dengan permainan loyo yaitu cepat lambatnya tempo perpaduan antara irama tanggung dan irama dadi  ditambah dengan penggunaan rep-repan yaitu keras dan lirihnya suara gamelan menjadikan pertunjukan terkesan sangat dinamis serta menarik untuk ditonton.Tari Retno Ngayudo, classic danceTari Retno Ngayudo.

1Persembahan:Sanggar Langen Mataya
2Penari:

1.Sulistyo

2. Haryanti

3. Setyo Asih

4. Tyas Quin

Tari Retno Ngayudo, classic danceSebuah tarian yang syarat akan makna kehidupan yang berisi norma-norma yang dapat dijadikan panutan bagi para wanita khususnya para putri untuk tampil percaya diri menjadi seorang wanita/gadis secara utuh di kehidupan ini. (Soebijanto/reog biyan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here