myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, wilujeng enjang, sedherek-sedherek. Lagi-lagi tari topeng khas Wonosobo yang unik dan menarik, memang selama ini topeng banyak di angkat dan di jadikan sebuah inspirasi dalam membuat tarian. Topeng menjadi bagian dalam kehidupan kita untuk menutupi kebaikan dan keburukan kita manusia di dunia ini. Ya semua ini terlihat didalam Tari Topeng Lengger Sontoloyo yang merupakan sebuah tari kreasi baru, mengembangan tari lengger Wonosobo dari jenis tari berpasangan dikemas menjadi tari kelompok.Tari Topeng Lengger SontoloyoSemua hal ini dilakukan untuk melestarikan tari khas Wonosobo menjadi sebuah tarian yang atraktif dan inovatif tanpa meninggalkan karakter dari tari aslinya (Tari Topeng Lengger Wonosoboan), inilah yang menjadi ciri dari topeng Sontoloyo.Tari Topeng Lengger SontoloyoSontoloyo merupakan sebuah sebutan umpatan untuk para Prajurit Belanda dari masyarakat Wonosobo sebagai gambaran bahwa para Prajurit Belanda tidak disukai oleh masyarakat. Maka kata yang paling cocok adalah sontoloyo kalau mau diartikan lebih jelas berarti tidak beres atau konyol.Tari Topeng Lengger SontoloyoMemang selama ini jenis topeng tradisi yang ada di Wonosobo sangat banyak sekali. Hal inilah yang menjadi salah satu kekayaan keanekaragaman jenis topeng yang dipunyai oleh Kabupaten Wonosobo yang mempunyai ciri yang tidak dipunyai oleh daerah lain.Tari Topeng Lengger SontoloyoTarian ini pertama kali diproduksi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo dengan Sutradara Waket Prasudi Puger S P.d, koreografer Wahyu Widowati, S.Pd dan   M. Umar Syaid tahun 2019 dimana Agung Wahyu Utomo S.Pd sebagai komposernya yang di tampilkan di Festival Sindoro Sumbing yang merupakan sebuah event pentas 2 Kabupaten antara Wonosobo dan Temanggung. Kemudian tarian ini dikreasi lagi oleh Agung Wahyu Utomo S.Pd untuk ditampilkan dalam pertunjukan Kemilau Tari Jawa Tengah.Tari Topeng Lengger SontoloyoAgung Wahyu Utomo S.Pd adalah alumni Universitas Negeri Semarang, yang lahir pada tanggal 6 Mei 1992. Sangat intens didunia tari dan karawitan. Beberapa karya tariannya antara lain, Tari Wroho Sindoro, Tari Carica, Tari Wulangger dan Tari Kreasi Emblek dhe Wanasaban.Tari Topeng Lengger SontoloyoTari Topeng Lengger Sontoloyo dipentaskan dalam pertunjukan Kemilau Tari Jawa Tengah yang digelar di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2019 pukul 09.00 wib sampai selesai, dengan dosen pembimbing Drs. Indriyanto, M.Hum, Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum, Dr. Restu Lanjari, S.Pd., M.Pd.Tari Topeng Lengger SontoloyoKemilau Tari Jawa Tengah adalah sebuah format ujian pada mata kuliah Tari Daerah Jawa Tengah II dari mahasiswa Jurusan Pendidikan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang.Tari Topeng Lengger SontoloyoKomposisi didalam tarian ini menggambarkan tentang Prajurit Belanda yang sedang jatuh cinta dengan tokoh Lengger Wonosobo. Belanda disini disimbolkan dengan topeng karakter gagah dan pada bagian atas topeng ada bentuk topi Belanda.Tari Topeng Lengger SontoloyoGerak dalam tarian ini menggambil ragam gerak tari kerakyatan Topeng  Lengger Wonosoboan, yang sudah digarap dalam bentuk tari kelompok yang terbagi menjadi 3 bagian, maju beksan, beksan dan mundur beksan.Tari Topeng Lengger SontoloyoBusana yang digunakan menggunakan kastum khas Wonosoboan, untuk putri memakai jamang kulit mahkota bulu,  sumping,  rompi srimpen,  sampur, slepe dan jarik, sedangkan untuk busana prianya menggunakan iket,  jamang,  sumping, kalung kace, baju lengan panjng, rompi,  stagen,  epek timang, boro samir,  jarik,  wiron plisket, sampur, ricikan ples tangan, binggel dengan properti topeng sontoloyo khas wonosobo.Tari Topeng Lengger SontoloyoIringan yang mengiringi tarian ini menggunakan gamelan klasik Jawa laras slendro (bende khas Wonosobo) yang sudah digarap yang disesuaikan dengan maksud dan tujuan tarian ini diciptakan sehingga karakter tarian ini semakin terlihat dinamis.Tari Topeng Lengger SontoloyoTari Topeng Lengger Sontoloyo.

1Sutradara:Waket Prasudi Puger S P.d
2Koreografer:Wahyu Widowati, S.Pd dan   M. Umar Syaid
3Kreator dan Komposer:Agung Wahyu Utomo S.Pd
4Penata Busana:Helip Widodo
5Penata Rias:Novianto
6Penari:
  1. Intan Dwi Kurniasari
  2. Widarwati
  3. Agustin Ravena Dewi
  4. Agnes Aprilia
  5. Monica Silvina
  6. Tantya Widigdya
  7. Anom Sutejo
  8. Vina Aprilia
  9. Yusuf Arifin

Tari Topeng Lengger Sontoloyo“Sebuah wujud pengembangan seni budaya secara nyata terutama seni Tari Topeng Lengger yang dapat menambah eksistensi seni tari gaya Wonosoboan, serta merangsang masyarakat untuk ikut melestarikan  seni budaya Indonesia khususnya Wonosobo”, ujar Agung Wahyu Utomo S.Pd, disela-sela acara (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here