myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, sugeng enjing, sugeng kewarasan sedoyo. Suara gamelan yang diiringi gendhing-gendhing Jawa lirih terdengar sayup-sayup dari kejauhan, menenangkan hati dan pikiran. Sebuah acara pagelaran wayang kulit dengan menampilkan ketrampilan memainkan wayang kulit sedang berlangsung. Semua ini terlihat dalam Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019 yang merupakan sebuah ajang pentas bersama serta ajang silaturahmi akbar khususnya anak-anak yang mempunyai bakat dan minat didunia pedalangan baik untuk anak yang baru belajar maupun yang sudah sering pentas dan ini bukan merupakan sebuah kompetisi.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Pagelaran yang memberikan sebuah ruang atau wadah bagi mereka untuk tampil sebagai bagian dari ekspresi seniman dalang serta untuk mengenal secara keseluruhan terhadap corak, gaya dan pakileran diseluruh penjuru Nusantara seni pedalangan.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Pada tahun ini, Temu Dalang Bocah Nusantara sudah memasuki tahun ke 8 penyelenggaraannya, dimana dikuti oleh 135 dalang bocah dari 31 kota diseluruh Indonesia, mulai dari Propinsi Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Untuk bisa mengikuti pagelaran ini pendaftarannya lewat on line yang mana semua ini untuk mempermudah orang tua atau sanggar untuk mengakses acara ini. Pagelaran ini pertama kali diadakan pada tahun 2005, dimana penyelenggaraannya diadakan rutin tiap 2 tahun sekali sampai sekarang ini.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019 diprakasai oleh Yayasan Padepokan Seni Sarotama yang pada tahun ini penyelenggaraannya diadakan selama 7 hari mulai dari tanggal 27 Juli sampai 2 Agustus 2019, mulai pukul 08.00 wib sampai 23.00 wib di Pendapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Yayasan Padepokan Seni Sarotama berdiri tahun 1993, merupakan padepokan seni yang mengkhususkan membina anak-anak di bidang seni pedalangan, karawitan maupun tari, yang berhome base di Jalan Gambir Anom no 13. Gunungsari, Gringgo, Karanganyar, Jawa Tengah.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Idenya dulunya diadakan Temu Dalang Bocah Nusantara, karena Yayasan Padepokan Seni Sarotama ingin memberikan wadah atau ruang bagi anak-anak yang bukan dari keluarga seniman dalang, karena akan kesulitan sekali manakala anak ini dapat berekspresi tanpa adanya tempat seperti ini. Dari ini semua malah kemudian imbasnya banyak sekali anak-anak di luar keluarga dalang banyak bermunculan mendalami seni pedalangan ini.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Pagelaran ini juga bekerja sama dengan ISI Surakarta (Hima Karawitan), SMKN 8 Surakarta, SMAN 3 Surakarta, UNS serta anak-anak yang yang ada di sanggar-sanggar yang berada di wilayah Surakarta yang berkopetensi di bidang karawitan.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Walaupun tahun ini dari segi jumlah peserta berkurang, tapi semua itu tidak menyurutkan para peserta untuk menampilkan seni pedalangan ini secara semaksimal mungkin di hadapan para penonton atau penggemar wayang kulit secara sungguh-sungguh.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Durasi pertunjukanpun di batasi panitia, yang terbagi menjadi beberap klasifikasi, diantaranya anak yang belum sekolah sampai SD kelas 2 durasinya 20 menit, kelas 3 sampai kelas 5 SD durasinya 30 menit sedangkan kelas 6 SD sampai kelas 2 SMP durasinya 40 menit dan disini semua anak di beri kesempatan sama, baik yang baru belajar maupun yang sudah sering tampil.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019“Salah satu acara seni budaya yang  sangat bagus sekali, anak-anak bisa kenal dengan seni budaya Jawa khususnya pedalangan dan karawitan, karena nanti merekalah yang memegang tampuk sebagai generasi penerus”, ujar Ibu Nurleni dari Sanggar Krida Utama Ungaran disela-sela pertunjukan.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Lakon yang ditampilkan para dalang memang dibebaskan, yang penting isinya tentang pendidikan dan kepahlawanan, tidak boleh yang berbau roman, percintaan maupun penculikan. Seperti dalam lakon Rama Sinta, adegan percintaan dan penculikan harus dihilangkan.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019Semua dalang dalam pagelaran ini diberi penghargaan berupa piagam, piala, kaos dan id chard. Dari ini semua aslinya untuk membahagiakan anak-anak agar mereka mau ikut nguri-nguri seni budaya, khususnya seni pedalangan.Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019“Dengan adanya Temu Dalang Bocah Nusantara 8, 2019 ini, selain sebagai bagian dari silaturahmi para dalang milenial, juga agar mereka tambah mencintai keragaman budaya Indonesia dan mau melestarikan dan mengembangkannya khususnya seni pedalangan. Dan yang paling utama dalah memberikan pondasi yang kuat tentang seni tradisi yang arahnya untuk membangun budi pekerti anak”, ujar Singgih Sri Cundomanik selaku ketua Temu Dalang Bocah Nusantara 8. (MI-03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here