myimage.id | Salam Budaya, sugeng enjing, sugeng kewarasan. Ekspresi seniman dalam sebuah penciptaan karya perlu adanya sebuah dialog atau komunikasi secara internal maupun eksternal dengan penonton (audience). Semua terlihat dalam event Tidak Sekedar Tari yang merupakan sebuah event studio eksperimental tari bagi para koreografer yang mempunyai karya tari original untuk ditampilkan dan di presentasikan serta didiskusikan.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceAcara ini merupakan salah satu kegiatan di Taman Budaya Jawa Tengah yang idenya muncul dari seniman-seniman Surakarta yang semuanya bersifat eksperimental yang dilakukan melalui bentuk-bentuk tari yang baru yang basic tariannya bisa tradisi, klasik maupun modern.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceEvent ini bisa di kategorikan sebagai sebuah kegiatan tari kontemporer dalam pengertian benar-benar kontemporer pada saat ini yang mana besok sudah lain lagi dan berbeda lagi.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceTidak Sekedar Tari kali ini merupakan pertunjukan yang ke 57 kali yang diadakan di Pendopo Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah Jl. Ir. Sutami 57 Surakarta, tepatnya pada hari Kamis tanggal 27 Desember 2018, mulai pukul 20.00 wib sampai selesai.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceAcara ini terselenggara berkat kerjasama antara Taman Budaya Jawa Tengah, Komunitas Wisma Seni, Studio Taksu dan Yayasan Ekos Dance yang kali ini menampilkan “Ngligo” karya Nadjib (Inund), “Tumuruning” karya Tumuruning Nur Rahayu Lestari (Cikal), “Lost Control”karya Agil Pramudya Wardana dan “Dji” karya Hendro Utomo (Omah Citra Kayangan).Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceTidak Sekedar Tari diadakan setiap 2 bulan sekali yang  jatuh pada bulan genap. Yang tampil disini hampir selalu karya-karya baru dan berbeda-beda. Mereka bebas menampilkan apa yang mau mereka tampilkan, tapi pada prinsipnya mucul warna-warna baru yang dicapai dan sifatnya sangat variatip.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceAcara ini sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin menampilkan karyanya. Mereka bisa mendaftar langsung lewat koordinator acara ini, Bpk Djarot Budi Darsono (0812 2654126). Yang nantinya karya yang mau ditampilkan di kurator dulu , apakah layak untuk tampil di acara ini.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceSelain itu acara ini juga bisa didapat dari brosur yang ada di Taman Budaya Jawa Tengah yang biasanya disebut dengan brosur Kitir yang menginformasikan acara bulanan yang ada di Taman Budaya Jawa Tengah yang selalu diinformasikan ke masyarakat umum, juga diinformasikan lewat radio maupun media sosial.Tidak Sekedar Tari, culture, kontemporer danceSurakarta sebagai Kota Budaya banyak menampilkan kesenian pertunjukan yang dimaksimalkan sejak dini sehingga memunculkan “karakter seni” yang bisa menjadi pertunjukan yang sifatnya kontemporer, eksperimental dengan banyak warna, ujar Djarot Budi Darsono (koordinator acara Tidak Sekedar Tari). (Soebijanto/reog biyan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here