myimage.id | Hok Ya, Hok Ya, Ha eeee  merupakan lagu wajib dari waranggana yang diiringi musik gamelan dan kendang secara rancak  menghantar masuknya salah satu grup kuda kepang memasuki panggung. Ya..inilah Ujian Tari Jawa Tengah II merupakan satu mata kuliah di Sendratasik,  Universitas Negeri Semarang khususnya di semester V  yang bertujuan agar mahasiswa dapat mengimitasi kesenian daerah yang ada di Jawa Tengah yang pada semester ini difokuskan pada kesenian Kuda Kepang.Ujian Tari Jawa Tengah II, culturePada tahun ini tema yang diangkat adalah “Batari Gumilang” yang mempunyai makna, bahwa para mahasiswa ini adalah kelompok-kelompok putri yang gumilang atau cemerlang di kesenian khususnya tradisi Jawa Tengah.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureTarian yang ditampilkan ada 10 tarian, mulai Karisidenan Blora dengan Jaranan Blora dan Jathil Barongan Samin Edan, Karisidenan Cilacap dengan Ebeg Dowoh Budoyo Banyumasan dan Jantra Kridha Kencana, Karisidenan Semarang dengan Gambuh dan Taruno Muda Pidekso, Karisidenan Surakarta dengan Budayan Kridha dan Jathilan Rewo Surowono dan Karisidenan Wonosobo dengan Jaranan Dem dan Tari Masal Temanggungan.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureUjian Tari Jawa Tengah II ini dipentaskan di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang, tepatnya pada tanggal 26 Novemberi 2018 pukul 08.30 sampai selesai dengan dosen pembimbing Drs. Indriyanto, M.Hum, Rimasari Pramesti Putri, S.Pd., M.Pd, Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum, Dr. Restu Lanjari, S.Pd., M.Pd dan Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureAda beberapa penilaian dalam Ujian Tari Jawa Tengah II yaitu penilaian proses dan hasil, dimana awalannya mahasiswa melakukan observasi kedaerah-daerah yang terdiri dari 5 Karisidenan, antara lain Karisidenan Surakarta, Karisidenan Pati, Karisidenan Kedu, Karisidenan Semarang dan Karisidenan Banyumas.Ujian Tari Jawa Tengah II, culturePenilaian proses dilakukan sejak mahasiswa tersebut terjun dilapangan dan menggeluti kesenian tradisi masing-masing, bagaimana para mahasiswa ini menemukan kesenian, bersosialisasi dengan masyarakat sampai belajar kuda kepang ini dari tempat aslinya disana.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureSetelah bereksplorasi disana kemudian di bawa ke kampus dengan proses bimbingan, kemudian dilakukan penilaian hasil. Kegiatan ini sangat membantu sekali untuk Fakultas Bahasa dan Seni, khususnya Unnes yang merupakan Universitas Konservasi dan ini juga merupakan salah satu upaya FBS (Sendratasik) untuk konservasi terhadap seni tradisi.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureFakultas Bahasa dan Seni sendiri berkonsentrasi kepada budaya pesisir, yang salah satu seni budayanya dalah Kuda Kepang yang merupakan lokalitas seni pesisir yang merupakan penggambaran akumulasi budaya-budaya yang ada di Jawa Tengah, ujar Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureWaktu yang disediakan untuk kegiatan ini adalah satu semester yang dibagi menjadi 4 minggu untuk observasi lapangan kemudian 8 minggu proses di kampus untuk membentuk gerak busana dan iringan, kemudian minggu terahkhir dengan persiapan pementasan.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureKarena ini mengimitasi kesenian tradisional maka para mahasiswa harus bisa menampilkan semua sesuai dengan aslinya, sehingga di butuhkan kemampuan seorang mahasiswa untuk menterjemahkan itu semua, karena tiap-tiap daerah mempunyai spesifikasi  atau karakteristik yang tidak dipunyai daerah lainnya.Ujian Tari Jawa Tengah II, cultureTujuan dari semua ini adalah untuk melatih para mahasiswa bisa terjun di masyarakat dapat menjadi pelopor dalam pertumbuhan kesenian tradisi, ikut mengembangkan dan melestarikan serta mensosialisasikan agar kesenian tradisi ini tidak hilang dimakan oleh jaman. (Soebijanto/reog biyan)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here